Dialog Sekretaris Direktur Jenderal Penempatan dan Kepala BP3MI Jawa Barat bersama Perusahaan Penemp

WhatsApp_Image_2025-07-11_at_17_47_42_f69a516f.jpg
Tanggal : 11 Jul 2025 s/d 11 Jul 2025
Tempat : LTSA Indramayu & LTSA Cirebon
Jam : 09:00 - Selesai

Pelaksanaan Dialog Sekretaris Direktur Jenderal Penempatan dan Kepala BP3MI Jawa Barat bersama Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Dalam Rangka Pencapaian Target Penempatan Tahun 2025 di Jawa Barat pada tanggal 11 Juli 2025 di LTSA Indramayu dan LTSA Cirebon.

Dalam rangka optimalisasi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tahun 2025, Sekretaris Direktur Jenderal Penempatan bersama Kepala BP3MI Jawa Barat melaksanakan kegiatan dialog dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) di wilayah Jawa Barat. Dialog ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, mendengar aspirasi dan kendala lapangan, serta menyelaraskan strategi penempatan yang sesuai dengan target nasional.

Dialog dilaksanakan di 2 Lokasi yaitu LTSA Indramayu pada pukul 09.00 WIB yang dihadiri sekitar 50 P3MI dan LTSA Cirebon pada pukul 14.00 WIB yang dihadiri sekitar 40 P3MI.

Adapun beberapa Agenda dalam dialog ini adalah:
1. Evaluasi proses tata kelola penempatan PMI.
2. Diskusi interaktif terkait tantangan dan solusi teknis di lapangan.
3. Penegasan peran strategis P3MI dalam mencapai target nasional.
4. Identifikasi peluang penempatan ke negara tujuan yang sedang berkembang.
5. Penguatan tata kelola penempatan dan pemanfaatan sistem digital penempatan.
6. Komitmen bersama peningkatan kualitas dan kuantitas penempatan PMI.

Kegiatan dialog yang dilaksanakan di dua lokasi ini disambut positif oleh seluruh peserta. P3MI menyampaikan berbagai masukan dan saran yang konstruktif terkait tantangan teknis di lapangan serta peluang penempatan yang perlu dimaksimalkan. Sekretaris Direktur Jenderal Penempatan dan Kepala BP3MI Jawa Barat menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki sistem pelayanan dan memperkuat perlindungan bagi PMI.

Diharapkan, sinergi yang terbentuk dari kegiatan ini mampu mendorong tercapainya target penempatan PMI tahun 2025 secara lebih optimal, aman, dan sesuai prosedur.