BP3MI Jawa Barat Gelar Pelatihan Kewirausahaan bagi Purna Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya di Kabupaten Kuningan
Kuningan, KemenP2MI (18/07/2025) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat melaksanakan program pemberdayaan ekonomi bagi Purna Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan di Hotel Grand Cordela Hotel, Kabupaten Kuningan selama 4 (empat) hari, pada tanggal 15-18 Juli 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 (dua puluh) orang peserta yang terdiri dari purna Pekerja Migran Indonesia dan keluarga Pekerja Migran Indonesia yang berasal dari beberapa kelurahan di Kabupaten Kuningan. Kedua puluh peserta ini menerima materi dan praktik langsung mengenai produk kuliner berupa pembuatan kue dan pastry.
Hadir pada saat pembukaan kegiatan, Ketua Tim Pemberdayaan BP3MI Jawa Barat, Zahra Nur Fajrina, menyampaikan harapannya, “Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan kewirausahaan ini akan menambah jumlah wirausahawan dari purna pekerja migran Indonesia di Kabupaten Kuningan”, ucap Zahra.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Informasi Pasar Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kuningan, menyampaikan materi tentang Program Dinas Tenaga Kerja dalam Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia. Adapun perwakilan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan menyampaikan materi tentang Syarat dan Pembentukan Koperasi, Pembinaan dan Pendampingan Kelompok Usaha, seperti Pengurusan NIB, PIRT, Sertifikat Halal, serta materi tentang Pengemasan Produk.
Selain itu para peserta juga mendapat materi tentang Cara Mengakses Permodalan dan Mengelola Pinjaman dari perwakilan Bank Mandiri Kabupaten Kuningan. Materi pelatihan pembuatan kue dan pastry disampaikan oleh Praktisi Kuliner Tata Boga yang telah berkompeten di bidangnya. Para peserta bukan hanya mendapatkan materi namun juga dapat praktik langsung dalam proses pembuatan kue dan pastry. Kegiatan pelatihan ditutup pada Jumat (18/07/2025) dengan materi penyusunan rencana aksi kelompok usaha dan para peserta mendapatkan peralatan penunjang untuk memproduksi kue dan pastry. (Humas/BP3MI Jabar).